Pecinta Kopi Wajib Tahu: Ini 10 Ciri Khas dan Fakta Kopi Bali Kintamani!

Pecinta Kopi Wajib Tahu: Ini 10 Ciri Khas dan Fakta Kopi Bali Kintamani!

Penikmat kopi mungkin memahami bahwa ada banyak jenis kopi di Indonesia. Mulai dari Sabang sampai Merauke, terdapat kebun-kebun kopi lokal yang punya karakteristik khas. Kopi Bali Kintamani salah satunya. Kopi ini memiliki ciri khas yang membuatnya selalu dicari wisatawan.

Kalau Anda berkunjung ke daerah Kintamani di Bali, jangan lupa untuk coba minuman kopinya, ya. Kopi Bali Kintamani berasal dari perkebunan lokal dekat dengan Gunung Batur, Kabupaten Bangli. Kopi tersebut berjenis arabika dan ditanam di dataran tinggi.

Sebagai komoditas ekspor unggulan, kopi Bali Kintamani telah menembus pasar Jepang, Australia, hingga Eropa. Kopi ini juga sering jadi oleh-oleh khas Bali.

Bagi penikmat kopi, baca artikel berikut untuk tahu ciri khas dan fakta tentang kopi Bali Kintamani, ya.

1. Cita Rasa yang Unik

Kopi Bali Kintamani mempunyai karakteristik rasa yang sangat beda dari kopi lain di Indonesia. Terdapat cita rasa asam segar layaknya rasa buah jeruk, tapi tidak meninggalkan jejak (aftertaste) di mulut.

Selain itu, biji kopi mengeluarkan aroma yang sangat kuat nan manis. Ukuran bijinya sedang atau medium. Kopi Bali Kintamani juga tidak mengeluarkan aroma rempah layaknya kopi jenis lain di nusantara. Tentu ini lebih cocok buat Anda yang tak suka rasa pahit pada kopi.

Kopi ini merupakan kopi jenis arabika yang terkenal punya rasa lebih ringan. Tingkat keasamannya pun lebih rendah daripada kopi robusta. Tak heran, kopi jenis ini digemari warga lokal dan internasional.

2. Kopi Bali Sering Ditanam Bersama Kebun Sayur dan Jeruk

Kopi Bali yang berasal dari Kintamani ditanam di perkebunan kopi di ketinggian sekitar 1500 mdpl. Petani kopi di sini sering menanamnya di lahan yang sama dengan jeruk dan sayur. Saat dipanen, kopi Kintamani memiliki ukuran biji hijau (green bean) yang lebih besar dari kopi arabika lainnya.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kopi Bali tersebut punya rasa keasaman seperti jeruk. Aroma citrusy atau aroma jeruk yang muncul dari kopi Bali Kintamani muncul secara alami tanpa pengaruh zat kimia. Ini terjadi karena pohon kopi ditanam dekat lahan kebun jeruk.

3. Teknik Pengolahan Tradisional

Di Kintamani, kopi Bali diolah secara tradisional untuk menjaga cita rasa yang khas. Kopi Bali Kintamani yang sudah dipetik lalu diolah dengan teknik wet process atau cara basah.

Daging buah kopi dipisahkan dari bijinya sebelum biji tersebut mengering. Cara ini akan menghasilkan warna biji kopi yang jauh lebih terang dengan rasa kopi yang mild. Pengolahan dengan teknik basah pada kopi Bali ini berbeda dari kopi lainnya di Indonesia yang cenderung menggunakan dry process.

Sementara itu, para produsen kecil cenderung menggunakan teknik natural process dan honey process. Natural process diwali dengan proses menjemur ceri kopi hingga kering. Dalam waktu 4-6 minggu, kulit buah akan terkelupas secara alami. Proses ini menghasilkan rasa kopi yang lebih fruity dan mengurangi tingkat keasaman.

Hal tersebut berbeda dari honey process yang melibatkan mesih depulper untuk menyisakan lapisan lendir pada kopi, sehingga rasa kopi jadi lebih manis.

Baca juga: Sudah Mendunia, 5 Alasan Kenapa Kopi Kintamani Khas Bali ini Nikmat

4. Sistem Subak pada Kebun Kopi Bali

Subak merupakan sistem pengairan adat Bali yang sering digunakan untuk mengatur sawah dan perkebunan. Nah, kebun kopi Bali Kintamani juga menganut sistem ini. Hal tersebut bertujuan untuk menjaga keaslian rasa kopi asli Bali.

Pada kebun kopi, subak mengatur soal sistem tanam sekaligus memerhatikan kesejahteraan petani dengan mengatur harga pasar. Para petani harus menanam dengan cara organik.

Artinya, penanaman kopi tidak boleh menggunakan bahan kimia, termasuk pestisida. Selain dapat mempertahankan kualitas kopi Kintamani, aturan adat ini juga membantu meningkatkan produksi kopi.

Hampir tiap daerah di Bali memiliki organisasi subak masing-masing. Tiap subak dilengkapi dengan pura yang disebut Pura Ulun Carik. Aturan subak sudah dilaksanakan turun temurun sebagai hukum adat. Oleh karena itu, kalau ada petani yang melanggar maka akan mendapat sanksi adat yang sesuai.

5. Kopi Bali Kintamani Bisa Lebih Nikmat Dengan Cara ini

Kopi Bali yang sudah dikemas sejatinya bisa langsung diseduh selayaknya minum kopi di rumah. Tapi, ada beberapa cara agar kopi Bali Kintamani yang Anda punya bisa terasa lebih nikmat.

Cara yang pertama adalah membuat kopi tubruk dan ditambah gula secukupnya. Ini adalah cara tradisional yang sering dilakukan masyarakat. Di Bali, orang-orang menyeduh kopi sambil makan jajanan pasar, seperti laklak, godoh (pisang goreng), sumping, dan lain-lain.

Ada juga cara seduh dengan teknik v60. Penyeduhan dilakukan dengan alat khusus dengan cara menuang air panas perlahan secara melingkar di atas kopi bubuk. Teknik ini bakal menghasilkan kopi bebas ampas, sebab terdapat saringan halus. Seduhan v60 juga membuat ciri khas rasa kopi Kintamani jadi lebih dominan.

Sumber: Pexels Kaboompics

6. Sudah Ada Sejak Tahun 1800-an

Melansir Ubudian.id, dalam buku Verslag over de Koeffiecultuur in Amerika, Azie en Afrika tertulis bahwa kopi Bali sudah ada sejak dua abad yang lalu. Ekspor kopi arabika dari Bali dan Palembang telah dilakukan pada tahun 1852.

Hingga sekarang, kopi Bali terus menjadi primadona dan menjadi komoditas ekspor. Banyak wisatawan domestik dan mancanegara yang menyukai kopi Bali Kintamani karena keunikan rasanya.

7. Kopi Bali Kintamani Punya Tingkat Keasaman Cenderung Rendah

Kalau Anda suka kopi tapi sulit menemukan yang cocok di pencernaan, jangan khawatir. Sebab, kopi Bali Kintamani ini diolah dengan cara tradisional dari biji kopi arabika pilihan.

Hal ini membuat kopi punya tingkat keasaman yang sedang. Rasanya pun lebih ringan dan khas. Kopi arabika memang dikenal lebih soft dibandingkan kopi robusta.

8. Biji Kopi Bali Kerap Digemari

Selain produk kopi siap minum, industri kopi juga memiliki green bean atau biji kopi mentah. Di Kintamani, produk green bean juga kerap digemari masyarakat. Soalnya, biji kopi Bali punya bentuk yang full atau medium dengan rasa yang sangat kuat nan manis.

Untuk memilih biji kopi mentah, ada baiknya Anda mencari di dataran tinggi seperti Kintamani. Biji kopi dengan kualitas terbaik akan terlihat dari bentuknya yang utuh, kering, serta tidak berbau apek.

Membeli biji kopi mentah yang masih fresh lebih baik dilakukan langsung di distributornya. Tapi, kalau harus membeli secara online, pastikan toko tersebut sudah terpercaya, ya.

9. Manfaat dalam Secangkir Kopi Bali

Kopi yang ditanam di Kintamani merupakan kopi berjenis arabika yang punya rasa nikmat. Selain itu, kopi arabika juga memiliki segudang manfaat yang baik bagi tubuh.

Saat Anda harus lembur karena bekerja, jangan lewatkan minum secangkir kopi arabika, ya. Sebab, kopi ini mengandung kafein yang dapat meningkatkan kewaspadaan dan konsentrasi.

Tak sampai di situ, kopi arabika juga mampu mencegah penurunan daya kognitif dan menjaga kesehatan jantung. Sebagai catatan, minum kopi harus dalam jumlah yang wajar, ya.

10. Kopi Bali Kintamani Mudah Dicari di Toko dan Kafe

Kopi Bali Kintamani olahan dapat dengan mudah Anda temukan di supermarket atau toko oleh-oleh Bali. Namun, kalau Anda mau minum langsung di kafe, Flokq juga punya rekomendasi tempatnya.

Anda dapat berkunjung ke Montana del Cafe, Tegukopi, AKASA Kintamani Coffee, El Lago, Kintamani Eco Bike Coffee, atau La Vista Coffee & Roastery.

Semua kafe ini terletak di sekitar Jalan Penelokan, Batur, Kintamani. Tak hanya kopinya yang khas dan nikmat, kafe-kafe ini juga menawarkan pemandangan Gunung dan Danau Batur yang sangat ciamik!


Baca juga: 10 Tempat Wisata Alam Hits di Buleleng Bali

Itu dia 10 fakta dan ciri khas kopi Bali Kintamani yang harus diketahui pecinta kopi. Jadi makin yakin coba kopi ini langsung di Kintamani, kan?

Masih perlu mencari guesthouse untuk liburan panjang di Bali? Kunjungi Flokq Bali untuk cari tempat menginap yang nyaman di sini.

Hello Flokq

Flokq helps people find a great place to live. Explore how you can live your life to the fullest in your city with Flokq!

Related Posts

10 Rekomendasi Terbaik Restoran Seafood di Kuta, Bali

10 Rekomendasi Terbaik Restoran Seafood di Kuta, Bali

7 Guesthouse Dekat Pantai Petitenget, Bali dengan Fasilitas Lengkap

7 Guesthouse Dekat Pantai Petitenget, Bali dengan Fasilitas Lengkap

7 Restoran Seafood di Canggu yang Wajib Kamu Coba!

7 Restoran Seafood di Canggu yang Wajib Kamu Coba!

9 Restoran Seafood di Ubud untuk Pengalaman Masakan Bali Terbaik

9 Restoran Seafood di Ubud untuk Pengalaman Masakan Bali Terbaik

No Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *