Beberapa Istilah Sewa Tempat Tinggal di Indonesia

Beberapa Istilah Sewa Tempat Tinggal di Indonesia

Bahasa rental atau istilah rental adalah panduan dasar untuk menjelajah lebih jauh di bidang persewaan. Apalagi jika saat ini kamu sedang mencari tempat baru untuk disewa atau dibeli. Mengenal istilah sewa tempat tinggal dapat meningkatkan pemahaman kamu tentang apartemen. Saat ini, ruang lingkup kami adalah ketentuan persewaan di Indonesia. 

Sebelum itu, perhatikan banyak agen leasing, dan pemilik tanah atau bangunan banyak menggunakan bahasa dalam iklan atau deskripsi. Setelah kamu mengetahui cara memecahkan kode iklan tersebut, kamu dapat menemukan kamar yang sesuai dan menetap dengan perjanjian sewa yang bagus. Lebih baik menghabiskan waktumu membandingkan asuransi penyewa dan mendekorasi ruang baru. Berikut adalah daftar istilah sewa yang umum digunakan oleh agen leasing atau pemilik bangunan di Indonesia untuk membantumu lebih paham.

read more about how to speak in Bahasa here

Rumah Pangsa:

Kata lain untuk apartemen. Model hunian yang hanya menempati sebagian kecil dari luas bangunan. Sebuah gedung apartemen atau rumah pangsa bisa memiliki puluhan bahkan ratusan unit hunian

Kosts:

Sebuah kamar sewa yang biasanya berupa guest house atau seperti apartemen berbentuk rumah. Kamar sewanya biasanya hanya berupa kamar tidur, beberapa memiliki kamar mandi sendiri atau kamar mandi bersama. Selain itu, semua fasilitasnya umum.

BR:

Bedroom. Pada umumnya, orang akan memasukkan keterangan jumlah kamar tidur dan kemudian dipersingkat, misalnya 1 BR, 2 BR, dll. Namun, mungkin sedikit aneh jika kamu berbicara dengan seseorang dan mengucapkan kata “BR”, alih-alih menyebut kamar tidur. Singkatan ini biasanya digunakan saat ditulis. Jadi, jika kamu berbicara secara langsung dengan orang lain, kami sarankan untuk tidak menggunakan singkatannya.

BA:

Istilah lain yang banyak digunakan adalah BA atau Kamar Mandi. Ketika seseorang menulis huruf BA, mereka menunjukkan jumlah kamar mandi yang tersedia di dalam apartemen. Kamu harus memperhatikan jumlah kamar mandi dengan hati-hati. Pasalnya, jumlah kamar tidur tidak selalu selaras dengan jumlah kamar mandi. Karena itu, jangan berasumsi bahwa tempat tersebut memiliki jumlah kamar tidur dan kamar mandi yang sama di setiap situasi.

Studio:

Apartemen tipe ini memiliki satu ruangan serbaguna besar yang berfungsi sebagai kamar tidur, dapur, dan sekaligus ruang tamu. Jadi, ketika kamu memasuki apartemen, kamu akan langsung melihat tempat tidur, ruang tamu (jika ada), dan dapur sekaligus. Meskipun demikian, kamar tidur terletak di ruang yang terpisah.

Deposit:

Merupakan uang yang dibayarkan dan disimpan selama masa sewa yang akan dikreditkan kembali dikurangi biaya akhir setelah pindah. Pada dasarnya, deposit merupakan uang jaminan dari kamu ke pemilik rumah. Ini digunakan sebagai jaminan bahwa jika kamu kebetulan merusak tempat mereka, depositmu akan digunakan untuk memperbaiki kerusakan. Tetapi jika uang deposit belum cukup, pemilik akan menagih lebih banyak. Juga, tanpa agunan apa pun, pemilik takut penyewa meninggalkan rumah dengan utang faktur di akhir masa sewa. Deposito umum digunakan di Indonesia. Baik dalam menyewa apartemen, kost, atau rumah.

PBB (Pajak Bumi dan Bangunan):

Di Indonesia, setiap kali pemilik menyewakan tempat, penyewa tidak bertanggung jawab untuk membayar PBB. Kebijakan ini sejalan dengan hukum persewaan di Indonesia. Karena pemilik masih menjadi satu-satunya pemilik tempat, menyewa tempat itu hanya kontrak berkala.

Utilitas:

Utilitas di Indonesia bermacam-macam, tetapi hampir sama dengan di negara lain. Seperti listrik, telepon, PDAM, dan atau televisi langganan. Dalam kebanyakan kasus, biaya utilitas ini dibayar sendiri. Artinya, biaya utilitas ini tidak termasuk dalam biaya sewa bulananmu. Namun untuk detail dan informasi yang tepat, bacalah dengan jelas utilitas apa saja yang sudah termasuk dalam biaya sewa dan lainnya.

Listrik:

Listrik di Indonesia dikelola oleh PLN (Perusahaan Listrik Negara) dan setiap unit umumnya diberi daya 1.300 W. Namun, harga listrik satu unit bisa jadi lebih mahal daripada harga rumah di Indonesia. Pasalnya, pemerintah memberlakukan penghitungan harga listrik yang sama untuk apartemen dan gedung perkantoran atau mal.

Air:

PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) is the governor’s company for managing residential water. The cost of water will be calculated in IDR times per cubic meter used. 

Meanwhile, the options for telephone and television subscriptions are numerous to choose from. Hence, you can find out about it more on the internet or you may ask your landlord. 

Fully furnished:

Ada dua jenis kelengkapan apartemen. Yang pertama berperabotan lengkap (fully furnished) dan yang kedua tanpa perabotan (non-furnished). Apartemen berperabotan lengkap berarti apartemen tersebut penuh dengan furnitur dan siap pakai. Furnitur khas yang disertakan adalah tempat tidur, pancuran, televisi, sofa, meja makan, dan banyak lagi.

Non-furnished:

Ini adalah istilah untuk menyatakan bahwa unit apartemen hadir dengan adanya kekosongan furnitur. Tapi, jangan khawatir, furnitur penting seperti kitchen set atau AC biasanya tetap tersedia.

Fitting out:

Istilah ini digunakan untuk menggambarkan biaya yang akan dibayar penyewa jika mereka ingin merenovasi sesuatu di unit mereka. Namun, perlu diingat bahwa tidak semua pemilik mengizinkan renovasi di unitnya. Itu sebabnya wajib bagi penghuni untuk melapor terlebih dahulu kepada pengelola apartemen atau pemilik sebelum melakukan pemasangan atau akan dikenakan denda jika tidak dilaporkan dan ketahuan oleh pengelola.

IPL (Iuran Pengelolaan Apartemen):

Dikenal juga dengan istilah maintenance fee. Biasanya penghitungannya diukur dengan besaran rupiah kali per meter persegi. Artinya, semakin luas unit apartemen, semakin mahal IPL yang akan dibayarkan dibandingkan pemilik unit yang lebih kecil. Biaya IPL akan digunakan untuk pengelolaan operasional gedung, kebersihan, keamanan, asuransi, dan gaji karyawan apartemen.

PPJB (Perjanjian Pengikatan Jual Beli):

Secara sederhana diartikan sebagai kesepakatan yang dibuat oleh pihak-pihak yang membeli dan menjual properti seperti tanah, rumah, dan termasuk apartemen. Perjanjian ini hanya ada jika kamu membeli apartemen, bukan menyewanya. Apartemen PPJB memiliki kesepakatan awal yang dibuat oleh dua pihak yang akan melakukan transaksi jual beli apartemen. PPJB biasanya dilakukan sebelum pembeli dan penjual melakukan pengesahan dengan cara mengalihkan Akta Jual Beli (AJB) yang notabene mempunyai kekuatan hukum karena telah disahkan oleh notaris..

AJB (Akta Jual Beli):

Juga dikenal sebagai Akta Pembelian adalah akta otentik yang dibuat oleh notaris untuk pengalihan hak atas tanah dan bangunan. Kamu harus memiliki ini jika kamu membeli properti seperti apartemen di Indonesia.

Setelah membaca dan memahami istilah-istilah yang banyak digunakan di atas, kami berharap kamu dapat lebih memahami bahasa apartemen. Pemahaman yang lebih baik dapat membantumu memilih apartemen yang tepat untuk kebutuhanmu. Selain itu, jika masih ada istilah yang tidak tercantum di atas dan tidak tahu apa artinya, jangan ragu untuk bertanya kepada agen atau pemilik.

Avatar

Hello Flokq

No Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *