10 Tips Merapikan Tumpukan Kertas Di Dalam Rumah Kamu!

Di setiap penghujung tahun pastinya banyak tumpukkan kertas yang terkumpul di rumah kamu. Baik dari kerjaan, tugas sekolah, surat-surat, maupun koran. Karena itu, tumpukan kertas di dalam rumah menjadi tidak terurus. Jangan khawatir! Ini 10 Tips  untuk merapikan tumpukan kertas di dalam rumah kamu! 

sortir tumpukan kertas
source: pixabay

1. Sortir tumpukan kertas

Menyortir tumpukan kertas di dalam rumah adalah langkah pertama untuk merapikan tumpukan kertas di rumah kamu! Setiap kertas memiliki ketebalan dan daya serap yang berbeda. Luangkan waktu untuk memilah kertas yang ada di rumah kamu. Mulai dari surat-surat, majalah, koran, hingga kertas kantor biasa. Semua bisa kamu rapikan dengan langkah yang tepat. 

tiket yang dicetak di kertas bekas
source: unsplash

2. Gunakan kertas untuk mencetak kupon, booking tiket pesawat, dan lain-lain

Setelah kamu memilah jenis-jenis kertas yang ada di rumah kamu, coba lihat adakah kertas-kertas yang masih bisa digunakan. Bukan hanya kertas kosong, namun juga kertas yang baru dipakai bagian depan atau belakangnya. Nah, jika ada maka kamu bisa menggunakannya untuk mencetak hal-hal seperti tiket pesawat, kupon belanja atau lembaran-lembaran lain yang perlu dicetak dan tidak memakan banyak tempat. 

membuat sticky notes dari tumpukan kertas bekas
source: unsplash

3. membuat lembaran sticky notes

Kamu bisa menggunakan tumpukan kertas yang kamu punya untuk dijadikan sticky notes. yang dapat memuat pesan singkat. Selain alternatif ini dapat membantu kamu mengingat hal, cara ini juga ramah lingkungan karena kamu menggunakan kembali kertas sekaligus mengurangi pembelian sticky notes.  Kamu hanya perlu kertas dengan satu atau kedua bagian kertas yang kosong. Kertas ini bisa berasal dari mana saja, mulai dari kertas putih, majalah, maupun brosur. Yang penting kertas ini tidak mudah robek dan memiliki ketebalan yang cukup. Yuk, simak cara membuat notepad dari kertas! 

Alat-alat yang diperlukan: 

  • Gunting
  • Double tape 
  • Kertas ukuran A4 berjenis apapun (majalah, brosur, kertas putih) dengan satu sisi kosong 

Cara-caranya adalah sebagai berikut: 

  • Lipat kertas menjadi 8 bagian. Pastikan lipatan dapat dilihat.
  • Gunting kertas menjadi 8. Masing-masing harusnya berukuran sama.
  • Tempelkan double tape pada bagian kertas yang tidak kosong.

Selesai! Kamu bisa menyimpan ini dengan cara apapun, tapi cara yang paling mudah adalah menggunakan karet untuk memastikan sticky notes buatanmu tetap utuh. Jika kamu memiliki semacam papan pengumuman dimana pin bisa digunakan, maka kamu juga bisa menggunakan sticky notes tanpa double tape. 

membuat origami dari kertas bekas
source: pexels

4. Membuat origami  

Kalau sudah berbicara tentang menggunakan kertas, origami menjadi jawabannya. Origami berasal dari kata “折り” yang berarti “mematahkan/melipat” dan “紙” yang berarti kertas. Jadi pada intinya origami berarti kertas yang bisa dilipat. 

Origami bisa menjadi hiasan yang unik bagi rumah kamu. Salah satu bentukan origami yang paling terkenal adalah bentuk angsa. Bentuk ini pula yang sering dipakai untuk hiasan rumah karena tampaknya yang mungil, namun dengan desain yang intrik. Untuk penggunaan kertas, kertas seperti koran dan kertas putih adalah pilihan yang ideal. Jika kamu ingin mengikuti ukuran origami sesungguhnya, ukuran kertas origami adalah 8×8 cm. Yuk coba bikin! 

  •  Lipat kertas 8×8 cm menjadi dua dari satu ujung ke ujung lainnya, lalu lepaskan kembali
  •  Bentuk layangan dengan melipat sisi kanan dan kiri bagian bawah ke tengah
  •  Balikkan kertas layangan dan lagi, lipat kedua belah sisi layangan ke garis tengah
  •  Lipat dengan kencang kedua belah lipatan ke garis tengah
  • Bentuk kepala dengan melipat ujung runcing origami dan membentuk kepala kecil 

Dan Voila! Origami angsa sudah jadi! Bagaimana? Seru kan? Kamu bisa menggunakan kertas bekas mu untuk berlatih origami sekaligus menambah pernak-pernik di ruangan

Baca juga: 10 Kreasi Origami Mudah dan Unik untuk Hidupkan Kamarmu

penggunaan kertas bekas sebagai wrapping paper
source: pexels

5. Menjadikan kertas bekas sebagai wrapping paper ataupun pengisi hadiah 

Mungkin bagi kalian yang merayakan, natalan dan tahun baru menjadi saat dimana kalian memberi hadiah kepada orang lain, entah itu keluarga, teman, pacar, ataupun orang biasa baik kepada kamu. Jika kamu masih memiliki kertas di rumah, terutama koran, kamu bisa menggunakan koran sebagai wrapping paper atau pengisi hadiahmu loh. Pastikan bahwa hadiahmu dapat ditutupi oleh koran. 

menggunakan kertas bekas sebagai lap kaca
source: pixabay

6. Sebagai lap kaca

Kamu juga bisa menggunakan koran sebagai lap kaca karena daya serap air mereka yang lumayan besar. Daripada membeli lap baru, mending coba gunakan koran sebagai lap kaca! 

membuat pupuk kompos dari koran bekas
source: unsplash

7. Pupuk Kompos  

Tahukah kamu bahwa tumpukan kertas mu dapat dijadikan kompos? Yap kertas, khususnya koran, dapat dijadikan pupuk kompos. Ini dikarenakan koran mudah diurai oleh tanah. Jika kamu suka menanam tanaman dan punya banyak koran di rumah. Maka ada baiknya kamu mencoba tips ini! 

Perlu diingat, hanya koran yang patut dijadikan sebagai bahan pupuk kompos. Kertas putih yang mengandung tinta, majalah, dan brosur sebaiknya tidak digunakan. Ini karena kertas-kertas tersebut sulit diurai dan dapat menyebarkan toxin dari tinta. Hati-hati, jangan sampai salah!

penggunaan koran bekas di dapur
source: pixabay

8. Penyerap air atau minyak di dapur 

Koran itu memang benar-benar multifungsi, ya! Dari gift wrapping, lap kaca, hingga kompos, Nah ini satu lagi penggunaan koran bekas yang baik, yaitu untuk menyerap air atau minyak di dapur. Walaupun setiap kertas bisa menjadi penyerap air atau minyak, koran adalah pilihan yang terbaik.

 Ide ini bisa diaplikasikan ke beberapa situasi. Pertama, kamu bisa menggunakan koran untuk menyaring minyak gorengan. Jika kamu khawatir akan kehigienisan, pisahkan penyaring dengan koran dan taruh koran di dalam sebuah wadah. Selain itu, kamu bisa juga menggunakan koran di dalam lemari penyimpan piring atau gelas untuk menyerap air. Ingat untuk mengganti koran sewaktu-waktu agar bau koran bekas yang basah atau berminyak tidak mengepul di dalam dapurmu!

menggunakan koran sebagai cover buku tulis

9. Cover buku 

Mungkin kamu dulu sudah pernah diwajibkan menggunakan koran atau kertas lainnya menjadi cover buku tulismu. Memang, dengan adanya cover buku bukumu bisa jadi lebih aman dari kemungkinan kena air atau cairan lainnya. Punya buku baru tapi takut kena basah karena gak sengaja ketumpahan? Cover aja biar aman! 

Limbah kertas seperti buku sebaiknya di donasi atau di daur ulang
source: pixabay

10. Donasikan atau daur ulang 

 Oke, mungkin kamu udah ngelakuin tips tips kreatif merapikan tumpukan kertas di rumah seperti yang tertera diatas. Tapi tetap saja pasti masih ada kertas yang tersisa. Entah karena kertas kamu terlalu banyak atau ada beberapa jenis kertas yang sayang dibuang (seperti buku contohnya). Kalau begitu langsung aja donasikan ke yang memerlukan! Banyak orang-orang diluar sana yang perlu buku kamu, loh! Selain itu, kamu bisa saja mendatangi tempat daur ulang terdekat untuk mendaur ulang kertas kamu.

Baca juga: Mulai Gaya Hidup Ramah Lingkungan Dengan 12 Langkah Ini!

Gimana? Banyak kan hal-hal kreatif yang kamu bisa lakukan dengan tumpukan kertas di rumahmu? Ayo akhiri tahun dengan merapikan tumpukan kertas dan kegiatan-kegiatan baik lainnya! 

Hello Flokq

Flokq helps people find a great place to live. Explore how you can live your life to the fullest in your city with Flokq!

Related Posts

10 Inspirasi Kamar Tidur Dengan Tema Unik, Pasti Betah Di Kamar!

10 Inspirasi Kamar Tidur Dengan Tema Unik, Pasti Betah Di Kamar!

8 Tips Menabung yang Bisa Anda Coba Lakukan Mulai Hari Ini

8 Tips Menabung yang Bisa Anda Coba Lakukan Mulai Hari Ini

10 Ide Desain Dinding untuk Menyegarkan Tampilan Ruangan Anda!

10 Ide Desain Dinding untuk Menyegarkan Tampilan Ruangan Anda!

8 Sikap Ramah Lingkungan yang Akan Membantu Menjaga Bumi Kita Tetap Aman

8 Sikap Ramah Lingkungan yang Akan Membantu Menjaga Bumi Kita Tetap Aman

No Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *