Rujak, Hidangan Gurih Manis yang Melegenda di Indonesia

Rujak, Hidangan Gurih Manis yang Melegenda di Indonesia

Rujak merupakan makanan tradisional dari Indonesia berupa salad buah dan sayur. Dan percaya atau tidak, rujak sangat populer dan banyak ditemukan di negara lain seperti Malaysia dan Singapura. Rasa rujaknya tiada tara, perpaduan sempurna antara manis, gurih dengan rasa pedas tajam. Yang lebih menggoda adalah harga makanannya cukup terjangkau dan sangat mudah untuk menemukan rujak di pasar tradisional atau di pedagang kaki lima keliling.

Rujak kaya akan variasi di dalam negeri, yang paling populer adalah rujak buah (rujak buah) yaitu irisan buah dan sayuran yang disajikan dengan saus gula aren pedas. Rujak Indonesia biasanya dibuat dari bahan-bahan segar terutama untuk buah dan sayur. Sedangkan bumbunya dibuat dari cabai, gula aren, dan kacang tanah. Rujak adalah bagian penting dari upacara prenatal tradisional yang disebut ‘tujuh bulanan’ (tujuh bulan kehamilan) di kalangan orang Jawa, dan menjadi salah satu hidangan tertua dan makanan paling awal yang diidentifikasi secara historis di Jawa kuno, ada banyak jenis rujak di Indonesia, yang memiliki keragaman dari tiap daerah. Berikut kami berikan 13 jenis rujak Indonesia yang wajib kamu coba, simak yuk!

1. Rujak Buah (Fruit Rujak)

Source : Wikipedia commons

Saat ini rujak paling populer dan memberi rasa yang lebih manis. Sesuai dengan namanya, rujak buah dibuat dari perpaduan beberapa buah-buahan, terutama buah-buahan tropis seperti jambu air (jambu air), nanas, mangga mentah, bengkoang (bengkuang), ketimun, kedondong, dan ubi jalar mentah merah (ubi jalar). ) yang dipotong menjadi ukuran sekali gigit. Irisan buah-buahan dibalut dengan kuah manis dan pedas yang terbuat dari gula aren, asam jawa, terasi, kacang tanah, dan cabai, dengan tambahan bubuk sambal garam (campuran sederhana garam dan bubuk cabai) yang diletakkan di sampingnya (untuk yang lebih suka rasa yang lebih asin)

2. Rujak Tumbuk

source : food.detik.com

Rujak tumbuk artinya rujak giling, dengan segala bahannya ditumbuk dan dihaluskan dalam lumpang kayu. Buah yang digunakan adalah pisang batu hijau (beberapa jenis pisang), ubi merah mentah, bengkuang, jawa, kedondong dan mangga muda mentah. Balutan tidak dituangkan tetapi dicampur selama proses penggilingan. Rujak tumbuk biasanya disajikan dalam porsi yang lebih kecil di atas piring daun pisang, namun belakangan sekarang sudah biasa disajikan dalam gelas plastik.

3. Rujak Cuka

source : cookpad.com

Rujak cuka adalah rujak cuka yang berasal dari Jawa Barat. Ini memberimu kesegaran asam saat kamu memakannya. Buah yang digunakan dalam rujak ini sama dengan yang lain dan juga disajikan dengan balutan asam dan pedas yang terbuat dari bahan cuka, cabai, dan gula aren di atasnya. Hidangan ini cukup akrab dengan sebutan asinan, hidangan sayur atau buah yang diawetkan atau diberi cuka.

4. Rujak Cingur

source : Wikipedia commons

Cingur artinya mulut dalam bahasa Jawa, dan rujak cingur dibuat dari mulut sapi. Rujak ini berasal dari Surabaya, dan menjadi rujak spesial dengan rasa yang gurih. Sarana yang digunakan untuk masakan ini adalah daging kerbau atau bibir sapi, bengkuang, mangga mentah, nanas, ketimun, kangkung, lontong, tahu, dan tempe. Disajikan dengan kuah hitam yang terbuat dari petis (bumbu ikan atau udang yang difermentasi) dan kacang tanah, dilengkapi dengan taburan bawang merah goreng dan kerupuk.

5. Rujak Petis

source : food.detik.com

Juga varian rujak lain dari Surabaya. Rujak petis tidak ada dagingnya melainkan berisi irisan bengkoang, mangga mentah, ketimun, kedondong, tahu, dan tauge. Disajikan dengan sambal petis, bawang merah goreng, gula aren, dan kacang tanah. Hidangan ini biasanya disajikan di atas daun pisang, tetapi sekarang lebih umum disajikan di atas piring.

6. Rujak Serut

source : idntimes.com

Rujak serut artinya rujak parut, mirip dengan tumbuk, tapi bahan-bahannya diparut seukuran gigitan, bukan dihaluskan.

Baca Juga : Indonesian Traditional Foods You Can Find in Jakarta

7. Rujak u’Groeh

source : viva.co.id

Sajian elegan dari provinsi Aceh yang selain buah-buahan, dibuat dari daging kelapa muda dan empuk serta pepaya, dengan bumbu campuran gula, gula aren, es, garam, jeruk nipis, dan cabai. Hidangan ini paling enak dimakan dingin.

8. Rujak Shanghai

source : Wikipedia commons

Hidangan ini dibuat oleh komunitas Tionghoa di Jakarta. Nama rujak ini tidak diambil dari Kota Shanghai melainkan Bioscoop Shanghai yang berada di Batavia (nama lama Jakarta) pada masa penjajahan. Bahan utama masakan ini adalah kangkung, ubur-ubur yang bisa dimakan, gurita rebus, dan ubi. Dilengkapi dengan saus asam manis merah, jus nanas, dan kacang taburan sangrai. Rujak ini bisa ditemukan di Pecinan Indonesia seperti Glodok, Jakarta.

9. Rujak Juhi

source : Wikipedia commons

(source: Wikipedia commons)

Juhi berarti sotong asin dalam bahasa Indonesia, sajian ini berasal dari komunitas Tionghoa di Jakarta yang kini menjadi sajian Betawi yang lekat dengan asinan Betawi. Biasanya berisi tahu goreng, kentang rebus goreng, sotong goreng, bawang putih goreng, ketimun, selada, kubis, dan mie sebagai bahan utama.

10. Rujak Kuah Pindang

source : Wikipedia commons

Salah satu varian rujak yang berasal dari Bali. Ini sangat mirip dengan rujak buah tetapi alih-alih menggunakan saus rujak biasa, buahnya direndam dalam kaldu ikan berbumbu yang terbuat dari terasi, garam, cabai, dan tentu saja kaldu ikan.

11. Rujak Pengantin

source : cookpad.com

Pengantin artinya pengantin di Indonesia, nama uniknya berasal dari cara penyajian hidangan yang biasa dilakukan saat ada pesta pernikahan atau hajatan besar. Yang paling membedakan dari rujak lainnya adalah sajian mie berwarna kuning ini. Juga berisi irisan telur rebus, tahu goreng, nanas, kentang, wortel, cabai, tauge, acar, selada, kol, mentimun, kacang tanah sangrai dan dilengkapi dengan kerupuk emping (keripik agak pahit yang terbuat dari belinjo atau kacang melinjo). Kuahnya terbuat dari kacang tanah dan sedikit cuka, kadang juga dicampur dengan mayonaise. Hidangan ini agak familiar dengan gado-gado dari Jawa Tengah.

12. Rujak Tolet

source : cookpad.com

Jenis rujak ini juga akrab dengan rujak buah, dan berasal dari Surabaya. Selain menggunakan buah-buahan sebagai bahan utama, rujak tolet juga menggunakan tahu goreng, bawang putih, dan urat daging sapi. Dan dilengkapi dengan sambal petis.

13. Rujak Soto

Source: Wikipedia commons

Last but not least, rujak soto berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur. Hidangan ini merupakan perpaduan antara rujak cingur dengan soto sapi, sup tradisional Indonesia yang terdiri dari kaldu, daging, dan sayuran. Dengan campuran yang unik, makanan ini menciptakan rasa yang unik dan kaya untuk seleramu. Disajikan dengan sayuran seperti kangkung dan tauge, serta lontong lontong dengan kuah petis yang disiram dengan kuah soto. Hidangan khas yang harus kamu coba.

Dan dengan itu, sampailah pada akhir daftar rujak orang Indonesia. Ada juga jenis rujak lain yang bisa kamu temukan sambil menjelajah. Jadi sebelum mengidamkannya berlebihan, yuk cari penjual rujak terdekat!

Avatar

Hello Flokq

Related Posts

Coworking Space Terbaik di Sekitar Kuningan

Coworking Space Terbaik di Sekitar Kuningan

Untung Rugi Bekerja di Coworking Space

Untung Rugi Bekerja di Coworking Space

Brunch Spots in SCBD

Brunch Spots in SCBD

Affordable Apartments in Jakarta with Monthly Fee

Affordable Apartments in Jakarta with Monthly Fee

No Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *