Surat Izin Mengemudi untuk Ekspatriat di Jakarta

Surat Izin Mengemudi untuk Ekspatriat di Jakarta

Hidup di Indonesia sebagai ekspatriat dalam hal mobilitas dan transportasi saat ini lebih mudah. Bagi sebagian dari kamu, terutama yang tinggal di kota besar seperti Jakarta, tidak boleh menyetir sendiri ke kantor. Tidak masalah karena ada banyak transportasi umum dan ada banyak pengemudi berbagi tumpangan di sekitarnya. Tapi mungkin kamu juga orang yang masih ketinggalan belum bisa mengemudi sendiri. Tidak harus menunggu pengemudi berbagi tumpangan online atau bangun lebih awal untuk naik bus. Maka kamu akan membutuhkan SIM untuk mengemudi sendiri. Jadi, inilah panduan singkat jika kamu bertanya-tanya bagaimana cara mendapatkan SIM di Jakarta!

Siapa yang bisa mendapatkan SIM Indonesia:

  • Mereka yang pemegang KITAS atau KITAP: berhak untuk mengajukan SIM di wilayah tempat tinggal mereka. Pemegang KITAS akan mendapatkan SIM selama 1 tahun dan pemegang KITAP bisa mendapatkan SIM selama 5 tahun. Jadi jenis izin tinggal yang kamu miliki itulah yang menentukan lamanya masa berlaku lisensi kamu.
  • Mereka yang merupakan pemegang visa sementara (visa turis): Cukup mengherankan, bagi mereka yang memiliki visa sementara (visa turis), kamu masih bisa mendapatkan SIM di Indonesia. Kamu bisa mendapatkan SIM yang berlaku mulai 1 hingga 3 bulan di perkotaan atau destinasi wisata populer. Yang dilengkapi dengan perangkat lunak komputer terintegrasi kemudian dapat memproses permintaan kamu. Daerah yang memiliki fasilitas tersebut adalah Jakarta, Yogyakarta, Makassar, dan Manado. Tapi tolong periksa kantor polisi lokal kamu jika ada pembaruan pada daftar ini.

Jenis SIM yang berlaku

This image has an empty alt attribute; its file name is driver.jpg
Jenis SIM yang berlaku
  1. A – untuk penumpang pribadi atau kendaraan kargo yang tidak melebihi berat maksimal 3.500 kg, seperti mobil biasa. (pelamar harus berusia minimal 17 tahun)
  2. B1 – untuk penumpang pribadi atau kendaraan kargo yang diperbolehkan melebihi 3.500 kg
  3. B2 – untuk kendaraan kargo seperti semi-trailer dan rig besar lainnya yang beratnya lebih dari 1.000 kg
  4. C – untuk sepeda motor (pelamar harus berusia minimal 17 tahun)
  5. D – untuk kendaraan khusus yang dirancang untuk digunakan oleh orang cacat

Mengajukan SIM

  1. Karena kewenangan untuk mengeluarkan SIM ada pada kebijakan Indonesia, ini berarti kamu harus mengunjungi kantor polisi tingkat menengah terdekat yang disebut Polres. Kamu dapat mencari yang ada di daerah kamu hanya dengan mencari ‘Polres + (nama daerah kamu)’. (misalnya Polres Tangerang, Polres Jakarta Pusat, Polres Jakarta Selatan)
  2. Kamu dapat melakukan pra-registrasi aplikasi SIM kamu secara online melalui http://sim.korlantas.polri.go.id/devregistrasi/. Perhatikan bahwa ini dalam bahasa Indonesia jadi buka tab lain untuk Google Terjemahan untuk berjaga-jaga. Jika bahasa Indonesia kamu bagus maka itu lebih baik, tetapi kamu juga membutuhkan teman orang Indonesia untuk membantumu.
  3. Dokumen yang dibutuhkan adalah:
    1. Paspor kamu
    2. Fotokopi halaman paspor yang berisi informasi identitas, visa, dan stempel masuk kamu
    3. Asli dan fotokopi KITAS atau kartu KITAP kamu
    4. Asli dan salinan SIM yang sudah kamu miliki
    5. Surat kesehatan (medical certificate) dari medical check, yang biasanya hanya memeriksa mata dan tekanan darah kamu. Ini bisa dikeluarkan oleh polisi dengan biaya tambahan (Rp 25.000,00)
    6. Asli dan fotokopi dua kartu identitas wajib bagi WNA (KTP-OA dan SKTT)
  4. Bahkan bagi mereka yang memiliki SIM asing yang masih berlaku, kamu tetap harus menyelesaikan tes teori. Tes tersebut berupa rangkaian pertanyaan ‘Benar atau Salah’. Kemudian kamu harus mendapatkan skor minimal 21 dari 30 dalam tes. Jika kamu lulus tes, SIM Indonesia kamu dapat dikeluarkan pada hari yang sama. Untuk membantu kamu mempersiapkan tes, kamu dapat berlatih dengan pertanyaan yang tersedia di tautan ini http://www.infosimabc-korlantaspolri.net/2016/08/upadate-materi-ujian-sim-c-2016.html
  5. Tes akan dilakukan dalam Bahasa Indonesia jadi kamu akan diizinkan untuk membawa penerjemah. Jika kamu gagal dalam upaya ujian, kamu diizinkan untuk mengulangnya tujuh hari setelah ujian.
  6. Jika kamu kebetulan belum memiliki SIM asing yang valid, kamu harus melanjutkan dengan tes praktik. Jadi setelah menyelesaikan tes teori, kamu harus menyelesaikan tes praktik juga.
  7. Dalam uji praktik, kamu diperbolehkan membawa kendaraan pilihan agar lebih nyaman dan familiar. Perhatikan bahwa jika kamu tidak membawa kendaraan sendiri, kendaraan yang tersedia semuanya bertransmisi manual.

Baca juga: Panduan Mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM) Indonesia untuk Orang Asing

Isi kursus

This image has an empty alt attribute; its file name is carr.jpg
Isi kursus

Tes praktek SIM A terdiri dari:

  • Mengendarai kendaraan maju dan mundur
  • Mengendarai kendaraan secara zig-zag maju dan mundur
  • Melakukan backup kendaraan dan parkir
  • Parkir paralel dengan kendaraan
  • Mengemudi naik dan turun di tanjakan, melibatkan dan melepaskan rem tangan kendaraan

Tes praktek SIM B terdiri dari:

  • Mengendarai kendaraan melalui satu set kerucut
  • Mengendarai kendaraan secara zig-zag
  • Mengendarai kendaraan dengan gerakan menyerupai angka 8
  • Mengendarai kendaraan melalui uji penghindaran dan reaksi
  • Mengendarai kendaraan melalui uji putar balik

Daftar biaya

Biaya yang dibutuhkan untuk memperoleh SIM Indonesia adalah:

  1. SIM A: Rp 120.000,00 untuk edisi baru dan Rp 80.000,00 untuk perpanjangan
  2. SIM B1: Rp 120.000,00 untuk edisi baru dan Rp 80.000,00 untuk perpanjangan
  3. SIM B2: Rp 120.000,00 untuk edisi baru dan Rp 80.000,00 untuk perpanjangan
  4. SIM C: Rp 100.000,00 untuk edisi baru dan Rp 75.000,00 untuk perpanjangan
  5. Biaya tes Rp 50.000,00

Itu dia! Panduan singkat untuk mendapatkan SIM Indonesia kamu. Ingatlah bahwa panduan di sini hanya menjelaskan secara singkat dan hanya menunjukkan beberapa bagian dari prosesnya. Oh, dan prosesnya sekarang jauh lebih baik dan bisa dibilang dengan lebih transparan dan tidak terlalu rumit di bagian birokrasi. Baca lebih lanjut tentang pembuatan SIM ini dan minta bantuan teman-teman Indonesia kamu selama prosesnya. Ini untuk memastikan bahwa kamu memahami proses sepenuhnya dan tidak membuang banyak waktu untuk itu. Tapi bagaimanapun, jika kamu berhasil mendapatkan SIM, selamat, dan mengemudilah dengan aman! Kami harap panduan ini dapat membantu!

Avatar

Hello Flokq

No Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *