Tipe-tipe Kerupuk Khas Indonesia

Tipe-tipe Kerupuk Khas Indonesia

Nama kerupuk adalah gambaran suara renyah yang terdengar saat kamu memakan camilan ini. Tak hanya di Indonesia, kerupuk juga ada di negara Asia Tenggara lainnya, seperti Malaysia dan Filipina. Kerupuk terbuat dari tepung kanji dengan bahan penyedap. Kerupuk biasanya dimakan sebagai pelengkap beberapa makanan, seperti bubur, nasi goreng, soto, nasi uduk, dan masih banyak lagi.

Satu fakta menarik mengenai kerupuk adalah kebanyakan kerupuk harus dijemur terlebih dahulu sebelum digoreng. Ada juga camilan sejenis kerupuk yang bisa kamu coba, seperti emping, rengginang, keripik, dan rempeyek. Umumnya beberapa sentra penghasil krupuk berasal dari daerah pesisir. Mungkin Indonesia termasuk salah satu negara yang memiliki banyak jenis kerupuk. Kami telah mengumpulkan beberapa jenis kerupuk yang harus kamu ketahui.

1. Kerupuk Udang

Kerupuk Udang
Kerupuk Udang

Kerupuk Udang, salah satu jenis kerupuk yang paling terkenal. Tidak hanya di Indonesia, kerupuk jenis ini juga ada di negara tetangga, seperti Malaysia, Filipina, dan Vietnam. Kerupuk Udang juga perlu dijemur terlebih dahulu agar renyah. Bahan utama kerupuk ini adalah udang, tepung tapioka, dan air. Kerupuk udang disajikan dengan cara digoreng, tapi kamu juga bisa menggunakan oven. Manfaat menggunakan oven adalah kerupuknya tidak akan terlalu berminyak dan aroma udang akan lebih kuat tercium.

2. Amplang

Amplang merupakan camilan kerupuk ikan yang juga dikenal dengan nama cakar harimau. Umumnya, jenis ikan yang digunakan adalah ikan tenggiri dan makarel. Amplang diproduksi di Kalimantan dan menjadi salah satu oleh-oleh dari Kalimantan. Tapi, sekarang gampang mencari amplang, karena sudah tersebar di beberapa kota seperti Medan, Jakarta, Bandung dan kota lainnya. Amplang memiliki banyak varian, seperti salmon, rumput laut, kepiting, dan masih banyak lagi.

3. Kerupuk Mie

Kerupuk Mie

Kerupuk Mie adalah salah satu kerupuk favorit semua orang, kerupuk kekuningan ini terbuat dari mie. Kamu bisa makan kerupuk ini sendiri, tapi dimakan sebagai pendamping untuk beberapa makanan, seperti asinan. Kerupuk mie juga cocok disajikan dengan bumbu kacang.

4. Kerupuk Gendar

Kerupuk Gendar

Kerupuk Gendar terbuat dari campuran nasi dengan bumbu dan rempah serta tepung tapioka untuk menambah kekenyalan kerupuk. Umumnya setelah 2-3 hari pengeringan dan dijemur di bawah sinar matahari, kerupuk gendar mentah sudah bisa digoreng dan siap disajikan.

5. Kerupuk Ikan

Kerupuk ikan juga salah satu jenis kerupuk yang terkenal di Indonesia. Menggunakan ikan, bumbu, dan tepung tapioka sebagai bahan dasarnya. Jenis kerupuk ikan yang paling disukai masyarakat Indonesia adalah yang berasal dari ikan tengiri dan cakalang. Banyak daerah yang memiliki jenis kerupuk ikannya sendiri, seperti di Sumatera Selatan yang menghasilkan kemplang dan amplang diproduksi di Kalimantan. Kerupuk ikan juga menjadi camilan yang cukup terkenal di Malaysia. Umumnya, Kerupuk ikan diproduksi di daerah pesisir. Banyak daerah di Indonesia yang memproduksi kerupuk ikan, seperti Bangka, Belitung, Cirebon, Sidoarjo, Palembang, dan masih banyak lagi. Kamu bisa menikmati kerupuk ikan sendiri atau sebagai pendamping beberapa makanan.

6. Kerupuk Kulit

Kerupuk Kulit

Kerupuk kulit yang renyah umumnya disajikan untuk menemani makanan lainnya. Dalam bahasa Jawa, kerupuk kulit disebut rambak, sedangkan di Minangkabau disebut karupuak jangek. Kerupuk kulit terbuat dari kulit bagian dalam sapi atau kerbau yang lembut. Sama seperti kerupuk lainnya, kerupuk ini perlu dijemur terlebih dahulu hingga kandungan airnya hilang. Setelah itu, digoreng hingga teksturnya renyah. Agar tetap renyah, kerupuk kulit ditempatkan di dalam kantong plastik vakum. Beberapa daerah seperti Bali dan daerah lain dengan penduduk mayoritas non-Muslim juga menjual kerupuk kulit babi.

7. Kerupuk Kemplang

Kemplang merupakan kerupuk ikan yang bisa ditemukan di Sumatera. Bahan utama kemplang adalah tepung tapioka dan ikan. Jenis ikan yang biasa digunakan pada kerupuk ini adalah ikan tenggiri dan makarel. Biasanya orang memakan kemplang dengan sambal asam dan pedas. Kemplang terkenal di Palembang dan sering dimakan dengan pempek. Kemplang banyak diproduksi di Palembang, Bandar Lampung, Pulau Bangka, pada industri rumahan. Oleh karena itu, kemplang biasa dijadikan sebagai oleh-oleh saat orang berkunjung ke daerah tersebut.

Sekarang kamu sudah mengetahui beberapa jenis kerupuk. Silakan dinikmati makanannya! Kerupuk bisa kamu nikmati sebagai pelengkap beberapa makanan, seperti bubur, nasi goreng, soto, nasi uduk, dan masih banyak lagi atau sebagai camilan saat lapar. Berbagai jenis kerupuk ini bisa kamu temukan di mana-mana dan bahkan kamu bisa memasaknya sendiri di rumah dan menikmatinya bersama keluarga. Semoga artikel ini bisa membantumu lebih mengenal kerupuk. Jangan lupa untuk melihat rekomendasi lainnya di blog kami!

Avatar

Hello Flokq

Related Posts

Best Apartments near Soekarno Hatta Airport

Best Apartments near Soekarno Hatta Airport

Best Kost-kostan Near Kalibata

Best Kost-kostan Near Kalibata

Rekomendasi Drama Korea Romance Comedy

Rekomendasi Drama Korea Romance Comedy

Rekomendasi Drama Korea Terkini

Rekomendasi Drama Korea Terkini

No Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *