Site icon Find My Home

Perbedaan Tempe, Tahu, Oncom, dan Lainnya

Makanan lokal Jakarta membawa kamu ke definisi yang lebih baru tentang kelezatan. Dari gurih hingga manis dan segala sesuatu di antaranya, makanan jalanan di Jakarta diresapi oleh jutaan rasa dari seluruh Indonesia. Kedelai merupakan salah satu makanan pokok Indonesia yang bisa kamu temukan di banyak makanan Jakarta. Kamu mungkin belum pernah melihat produk kedelai ini sebelumnya, tetapi begitu kamu mencobanya, kamu akan bertanya-tanya bagaimana kamu bisa hidup tanpanya.

Kami telah mengumpulkan semua informasi dasar tentang 4 makanan produk kedelai lezat: cara membuatnya, dan cara memakannya! Kedelai ini bisa kamu temukan hampir di semua tempat di Jakarta, baik sebagai hidangan utama maupun lauk. Sudahkah kamu mencoba semua jenis keledai? Kamu harus mencoba secepatnya!

1. Tempe

Tempe

Apa itu tempe, bagaimana cara membuatnya?

Pada dasarnya tempe terbuat dari kedelai yang sudah dicampur ragi, dibungkus dengan daun pisang atau pohon jati, kemudian dibiarkan difermentasi minimal 24 jam. Tempe dikenal secara internasional (terutama di komunitas vegan) sebagai pengganti daging karena tinggi protein dan vitamin B12. Namun, tempe selalu dikenal di Indonesia sebagai makanan tua yang menenangkan, dibuat oleh orang yang kita cintai.

Bagaimana cara makan tempe?

Jarang ada satu versi apapun di Jakarta. Setiap daerah di Indonesia biasanya memiliki makanannya masing-masing, membuat versinya unik dan otentik. Tempe adalah salah satu makanan yang rasanya enak tidak peduli apa pun yang kamu buat, jadi jangan takut untuk mencoba semuanya!

Kamu bisa menggoreng tempe dengan minyak apa adanya dan membuatnya menjadi tempe goreng. Tempe jenis ini paling enak dimakan dengan sepiring nasi panas dengan ayam goreng atau ikan goreng.

Campur tempe dengan adonan tepung basah, dan kamu telah membuat tempe mendoan! Jenis tempe ini biasanya ditemukan sebagai gorengan, yaitu makanan pokok khas Indonesia yang digoreng yang paling enak dinikmati dengan segelas teh manis sedingin es.

Mendambakan sesuatu di sisi yang lebih manis? Cobalah tempe bacem, yang dibuat dengan kecap manis dan gula jawa. Tempe jenis ini sangat enak jika dimakan dengan ayam bakar.

2. Tahu

Tahu

Apa itu tahu, bagaimana cara pembuatannya?

Tahu terbuat dari kedelai rebus yang dibuat menjadi susu kedelai. Susu tersebut kemudian direbus dan dimasukkan ke dalam wadah didiamkan hingga dingin. Seperti tempe, makanan nabati ini juga dikenal sebagai sumber protein yang baik yang mengandung kesembilan asam amino esensial. Ini juga merupakan sumber zat besi dan kalsium yang berharga.

Bagaimana cara makan tahu?

Tahu dikenal sebagai teman baik tempe. Kedua makanan tersebut biasanya datang sebagai satu paket dan dimakan bersama sebagai lauk untuk membuat sepiring nasi dan ayam akan lebih enak.

Salah satu cara makan tahu yang populer adalah dengan menggoreng dan memakannya apa adanya. Biasanya ada dua macam tahu yang dijual untuk dimakan apa adanya: tahu isi dan tahu kosong. Tahu isi dibuat dengan beberapa campuran di dalamnya (biasanya tauge, mie bihun, dan cabai / cabai), sedangkan tahu kosong di goreng sampai renyah tanpa ada isian.

Tren terbaru untuk makan produk kedelai ini di Jakarta adalah tahu crispy, dimana tahu diolesi adonan kental dan digoreng dengan segala kebaikannya. Setelah digoreng, tahu ditaburi bubuk BBQ atau bubuk bumbu balado. Ini tersedia di Go-jek, Grab, dan aplikasi makanan lainnya juga. Selamat mencoba!

Baca juga: Makanan Tradisional yang Bisa Anda Temukan di Jakarta

3. Oncom/Tempe Gembus

Oncom/Tempe Gembus

Apa itu oncom, bagaimana cara membuatnya?

Ingat bagaimana tahu dibuat dengan susu kedelai rebus? Nah, setelah disaring, sisa bijinya bisa dijadikan oncom / tempe gembus. Sisa kedelai dicampur dengan sisa kacang tanah (yang sudah melalui proses yang sama) lalu dicampur dan difermentasi, seperti halnya tempe. Ini adalah campuran yang bagus antara tempe dan tahu, jadi kqmu bisa mendapatkan yang terbaik dari keduanya.

Bagaimana cara makan oncom?

Oncom adalah produk kedelai yang sangat populer di Jakarta, berasal dari makanan lokal dari Jawa Barat. Biasanya, penduduk setempat makan oncom setelah digoreng seperti tempe, dan dimakan sebagai lauk untuk makan siang atau makan malam.

Oncom juga bisa menjadi isian combro, camilan goreng lain yang disantap penduduk setempat. Cara yang lebih kreatif untuk menyantap oncom adalah dengan membuatnya menjadi campuran untuk kuah, seperti laksa.

4. Kembang Tahu

Kembang Tahu

Apa itu kembang tahu, bagaimana cara membuatnya?

Beristirahat sejenak dari makanan gurih, kacang kedelai juga bisa dijadikan makanan untuk memuaskan para pecinta makanan manis. Kembang tahu adalah susu kedelai yang dibumbui, dibuat menjadi makanan penutup yang manis dan mengenyangkan yang bisa kamu nikmati.

Beberapa pedagang juga menjual produk kedelai ini versi kering yang juga dikenal dengan kulit tahu sehingga kamu tidak perlu membuatnya dari awal. Kulit tahu kering biasanya dibuat dengan rasa yang tidak terlalu banyak, sehingga kamu juga bisa mengubahnya menjadi hidangan yang gurih. Kamu bisa menemukan tekstur dan konsistensi yang sesuai dengan rasa yang ingin kamu coba.

Bagaimana cara makan kembang tahu?

Kembang tahu biasanya disajikan sebagai camilan sore atau pencuci mulut, pilihan yang lezat untuk seluruh keluarga. Menambahkan gula saat merebus tahu, kemudian disajikan dengan kuah manis yang terbuat dari gula Jawa, jahe dan daun pandan.

Jika mau, kamu juga bisa menikmati hidangan penutup ini dengan segelas susu kedelai dingin. Susu akan berfungsi sebagai faktor penyegar, sekaligus meningkatkan cita rasa kedelai!

Makanan yang bisa kamu temukan di Jakarta sama beragamnya dengan orang dan budayanya. Baik kamu mencari makanan ringan, lauk, atau hidangan utama, dari gurih hingga manis, dari panas hingga dingin, kamu akan menemukan banyak pilihan makanan yang terbuat dari kedelai.

Dari membaca panduan ini, mana yang sudah pernah kamu coba? Ada yang jadi favorit tertentu kamu gak? Tulis juga di komentar bagaimana cara makan produk kedelai favoritmu!

Banyak orang juga membaca tentang Street Food Terbaik di Jakarta

Exit mobile version