Tempat Ibadah di Jakarta Timur

Tempat Ibadah di Jakarta Timur

Lingkungan di Jakarta Timur merupakan pilihan yang baik bagi banyak orang untuk membangun hunian dan kehidupannya, terutama untuk berkeluarga. Sebagian besar kawasannya sangat ramah dan tidak terlalu ramai. Alasan lainnya karena lingkungan sekitar dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk memenuhi kebutuhan penghuninya.

Baca juga: Hal-hal yang Kamu Bisa Lakukan di Jakarta Timur

Salah satu kebutuhan ini adalah menjalankan agama mereka, baik untuk diri sendiri atau bersama keluarga. Dengan multikulturalisme di Jakarta, banyak agama yang dianut oleh warganya. Tempat ibadah dibangun untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut. Jadi, jika sebelumnya kamu khawatir tentang kesulitan menemukan tempat ibadah sesuai keyakinanmu, kami siap membantu! Kami telah mengumpulkan opsi untuk 6 agama terbesar di Indonesia.

1. Masjid Raya Pulo Asem

Masjid Raya Pulo Asem worship place east jakarta
Sumber: Google Maps

Fakta yang sangat terkenal bahwa Islam adalah agama terbesar di Indonesia, artinya mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam. Oleh karena itu, sebagian besar tempat umum dilengkapi dengan musala bagi umat Islam untuk melaksanakan sholat sesuai waktu.

Namun, untuk perayaan besar seperti Idul Fitri dan Idul Adha, ada masjid yang lebih besar dibangun di seluruh Jakarta Timur. Salah satunya adalah Masjid Raya Pulo Asem yang bisa kamu jangkau dengan mudah menggunakan kendaraan umum. Masjid ini dibangun di dekat Velodrome, sebuah stadion terkenal dan pusat olahraga di Jakarta. Dengan desainnya yang elegan dan suasana yang tenang, masjid ini menjadi tempat pilihan bagi banyak umat Islam untuk melaksanakan sholat berjamaah pada sholat Jum’at dan perayaan lainnya.

2. GKI Kayu Putih, Kayu Putih

Peribadahan Kristen di Indonesia biasanya berbeda-beda tergantung dari gerejanya, karena beberapa gereja dibangun dan dibuat untuk budaya tertentu dari daerah-daerah di Indonesia, mengadopsi bahasa dan acara yang diadakan gereja. Namun, Gereja Kristen Indonesia (GKI) mengambil cara yang lebih inklusif dalam praktiknya karena menemukan titik temu di semua budaya. Menggunakan bahasa Indonesia, layanan mereka untuk menyambut semua orang yang ingin bergabung, tanpa melihat latar belakangnya.

GKI Kayu Putih tentunya bisa ditemukan di kawasan Kayu Putih. Mereka menawarkan bimbingan bagi orang-orang yang ingin mengabdikan diri pada agama, dengan menyediakan layanan untuk persekutuan, pernikahan, atau menangani kesedihan. Dengan total 4 kebaktian setiap hari Minggu, kamu bisa menjadwalkan waktu yang tepat bagimu untuk bergabung dengan mereka dan memperkuat imanmu. Gereja ini sering mengadakan acara untuk menjaga nilai komunitas sekaligus membangun iman para pengikutnya.

3. Paroki St. Bonaventura, Pulomas

paroki st bonaventura pulo mas worship place east jakarta
Sumber: Wikipedia

Iman Katolik dianut oleh banyak warga di Jakarta. Paroki St. Bonaventura adalah salah satu tempat ibadah umat Katolik berkumpul untuk menguatkan iman dan mengikuti misa mingguan yang diadakan oleh gereja ini setiap hari Minggu. Gereja cantik ini dibangun pada tahun 1980 dan diresmikan pada tahun 1981 yang berlokasi di Pulomas. Gereja ini juga dekat dengan beberapa sekolah Katolik untuk anak-anak di Jakarta Timur, seperti SD Tarakanita 5 dan SMP Tarakanita 4. Gereja ini dinamai Saint Bonaventura (artinya ‘rejeki’ dalam bahasa Italia), seorang teolog dan filsuf Italia yang mulai banyak diskusi tentang akal dan iman.

Umat selalu menjadi prioritas gereja, oleh karena itu gereja selalu memastikan bahwa mereka mengakomodasi kebutuhannya. Ada banyak panduan yang mereka sediakan sebagai gereja, seperti misa mingguan dan berbagai jenis sakramen yang kamu bisa mendaftarkan diri secara online.

4. Pura Aditya Jaya, Rawamangun

Pura Aditya Rawamangun Jakarta; Digandrungi Masyarakat Hingga Pejabat
Pura Aditya Jaya/Liputan 6

Pura Aditya Jaya adalah pura yang indah bagi orang-orang beragama Hindu untuk beribadah. Mengingat pusat agama Hindu di Indonesia berasal dari Bali, maka kamu akan melihat masuknya budaya Bali dalam arsitekturnya. Pura ini awalnya dibangun pada tahun 1972 sebagai tempat umat Hindu untuk datang dan mengamalkan ibadahnya, terutama pada saat perayaan besar. Selama bertahun-tahun, pura telah direnovasi beberapa kali untuk memperbaiki kondisi pura dan untuk memastikan bahwa area dan fasilitas yang disediakan mendukung kebutuhan orang yang datang.

Pura ini terletak di Rawamangun, bangunan pura ini menonjol dari bangunan lain di Rawamangun. Kamu akan dengan mudah menemukan pura ini di dekat lapangan golf yang sangat terkenal, sehingga memudahkanmu untuk mencapainya dengan transportasi umum.

5. Vihara Amurva Bumi, Jatinegara

Rayakan Imlek, Warga Tionghoa Sembahyang di Vihara Amurva Bhumi Jatinegara
Sumber: Google Maps

Vihara Amurva Bumi dikenal sebagai salah satu bangunan tertua di Jakarta. Klenteng yang diberada di Jatinegara ini telah digunakan sebagai tempat peribadatan selama lebih dari 320 tahun, menjadikannya vihara tertua kedua di Jakarta (yang pertama ada Jin de Yuan di Glodok). Vihara ini dibangun di dekat pasar di Jatinegara, awalnya banyak pedagang yang datang ke vihara ini untuk berdoa mendapatkan kekayaan dan kemakmuran. Dengan sejarah dan budaya tempat tersebut, vihara ini juga menjadi tujuan para wisatawan.

Biasanya banyak orang yang datang ke vihara ini untuk merayakan Imlek. Perayaan biasanya terdiri dari ritual doa, mengucapkan rahmat, dan mengucapkan keinginan kepada leluhur dan Dewa mereka.

6. Kelenteng Kong Miao, TMII

Klenteng Kong Miao :: Taman Mini Indonesia Indah

Kelenteng Kong Miao dibangun di dalam Taman Mini Indonesia Indah (TMII), sebagai tempat peribadatan umat Kong Hu Cu. TMII dibangun untuk menampilkan budaya dan keragaman yang berbeda di Indonesia, termasuk dalam agama. Di TMII, kelenteng ini dibangun sejajar dengan tempat ibadah agama-agama besar lainnya di Indonesia. Kelenteng ini dibangun pada tahun 2009, kemudian diresmikan kembali pada tahun 2010 yang dihadiri oleh Presiden.

Kelenteng ini dibangun sebagai kompleks yang terdiri dari 3 bangunan yang masing-masing memiliki makna tersendiri. Digunakan dalam upacara keagamaan dan perayaan lainnya, kelenteng ini digunakan oleh penganut kepercayaan Konghucu untuk berdoa kepada Tuhan dan leluhur mereka, untuk mengucapkan penyembahan dan rasa syukur atas berkah dalam hidup mereka.

Dari mana pun kamu berasal dan agama apapun yang kamu yakini, ada tempat di Jakarta Timur untukmu beribadah dan mengamalkan keyakinan. Meskipun ada banyak pilihan lain yang tersedia di daerah ini, kami percaya bahwa tempat peribadahan ini menunjukkan simbol keragaman budaya, penerimaan, dan komunitas yang ramah di Jakarta Timur.

Hello Flokq

Flokq helps people find a great place to live. Explore how you can live your life to the fullest in your city with Flokq!

Related Posts

8 Tips Traveling Terbaik Yang Perlu Kamu Ketahui!

8 Tips Traveling Terbaik Yang Perlu Kamu Ketahui!

8 Rekomendasi Apartemen Terbaik Dekat UMN!

8 Rekomendasi Apartemen Terbaik Dekat UMN!

Top 10 Restoran Korea di Jakarta, Dijamin Bikin Ngiler!

Top 10 Restoran Korea di Jakarta, Dijamin Bikin Ngiler!

10 Apartemen Murah Di Jakarta Selatan, Bikin Nyaman Di Dompet

10 Apartemen Murah Di Jakarta Selatan, Bikin Nyaman Di Dompet

No Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *