Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat

Gambir adalah sebuah kecamatan yang terletak di kota administrasi Jakarta Pusat, Indonesia. Dikenal karena banyaknya bangunan bersejarah dari era kolonial dan berfungsi sebagai pusat penting untuk fitur politik, pembelajaran, dan pariwisata di ibu kota. Sejarah kecamatan ini dimulai pada abad ke-18 ketika mulai mengurbanisasi dari rawa-rawa yang dikenal dengan tanaman gambir, yang akhirnya menjadi pusat pemerintahan pada masa pemerintahan Daendels dan kemudian Batavia Centrum (Batavia Pusat).

Sorotan Utama

  • Kecamatan Gambir memiliki luas wilayah 7,514 km² (data sensus 2010).
  • Pada sensus 2010, Kecamatan Gambir memiliki populasi 78.422 jiwa, dengan kepadatan penduduk 10.437 jiwa/km².
  • Kecamatan ini terbagi menjadi enam kelurahan: Gambir, Kebon Kelapa, Petojo Selatan, Duri Pulo, Cideng, dan Petojo Utara.
  • Menjadi rumah bagi landmark nasional penting termasuk Istana Merdeka (istana kepresidenan), Museum Nasional, Lapangan Merdeka, dan Monumen Nasional (Monas).
  • Gambir adalah rumah bagi Stasiun Gambir, stasiun kereta api utama yang melayani kereta antarkota di seluruh Pulau Jawa.
  • Kawasan ini berisi berbagai kantor pemerintahan dan administrasi, serta perusahaan-perusahaan besar.

Lokasi & Konektivitas

Kecamatan Gambir terletak di pusat Jakarta, berbatasan dengan Kanal Banjir Jakarta di barat, Sungai Ciliwung di timur, Jalan KH. Zainul Arifin dan Sukarjo Wiryopranoto di utara, dan Jalan Kebon Sirih Raya di selatan. Kecamatan ini sangat mudah diakses melalui transportasi umum, termasuk layanan bus TransJakarta, dengan halte seperti Balai Kota 1, Perpustakaan Nasional, dan Balai Kota di dekatnya. Meskipun Lini Bogor KRL Commuterline melewati Stasiun Gambir, saat ini tidak berhenti di sana, dengan penumpang biasanya menggunakan stasiun Gondangdia atau Juanda di dekatnya. Namun, ada rencana untuk mengaktifkan kembali Stasiun Gambir sebagai pemberhentian KRL Commuterline karena volume penumpang yang tinggi di stasiun tetangga. Stasiun Gambir juga berfungsi sebagai titik pusat untuk bus antar-jemput bandara Damri.

Relevansi

Gambir memainkan peran penting dalam membentuk lingkungannya sebagai jantung politik, administratif, dan budaya Indonesia. Hal ini ditandai dengan perpaduan antara warisan sejarah dan modernisasi, yang menampung bangunan administrasi vital, kedutaan asing, dan banyak landmark nasional. Arsitektur era kolonial kecamatan ini berkontribusi pada identitas kota, menarik penggemar arsitektur dan wisatawan yang berfokus pada sejarah. Kehadiran kantor pemerintah dan perusahaan besar menjadikannya pusat bisnis yang signifikan.

Di dekat sini

Tempat-tempat penting di dekat Gambir termasuk Jakarta Pusat dan Glodok. Landmark utama seperti Monumen Nasional (Monas), Istana Merdeka, Masjid Istiqlal, Katedral Jakarta, Museum Nasional Indonesia, dan Gereja Immanuel terletak di dalam atau tepat di samping kecamatan. Stasiun Gambir juga merupakan tempat terdekat yang penting, menghubungkan kecamatan ke berbagai tujuan di seluruh Jawa.

Tabel Data

KategoriData
Luas Total (2010)7,514 km²
Populasi (2010)78.422
Kepadatan Penduduk (2010)10.437/km²
Jumlah Kelurahan6

Unit tersedia di Gambir

Fasilitas dan Layanan di Sekitar Gambir
Sitemap