Gereja Immanuel, Kecamatan Ujung Pandang

Gereja Immanuel, juga dikenal sebagai GPIB Immanuel Makassar, adalah gereja Protestan bersejarah yang terletak di Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia. Didirikan pada tahun 1885 oleh Pemerintah Kolonial Belanda, gereja ini berfungsi sebagai tempat ibadah aktif bagi komunitas Kristen. Gereja ini diakui sebagai situs warisan budaya, dilindungi oleh peraturan daerah untuk Pelestarian Peninggalan Sejarah dan Kuno Sulawesi Selatan dan Tenggara.

Sorotan Utama

  • Didirikan pada tahun 1885 oleh Pemerintah Kolonial Belanda.
  • Menampilkan arsitektur klasik Gotik simetris, dengan menara lonceng tinggi dan runcing di atas pintu masuk.
  • Meliputi area bangunan seluas 600 m² di atas lahan seluas 3.428 m².
  • Secara resmi bernama "Prins Hendriks Kerk" tetapi umumnya dikenal sebagai "Protestantsche Kerk" atau "Grote Kerk" pada tahun-tahun awalnya.
  • Mengalami renovasi pada tahun 1992 dan 1999.
  • Berfungsi sebagai bagian dari Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat (GPIB) dan terus mengadakan kebaktian rutin.
  • Terletak di Kelurahan Baru, yang merupakan rumah bagi Kantor Kecamatan Ujung Pandang dan Kantor Polisi.
  • Kecamatan Ujung Pandang memiliki luas total 2,63 km² per tahun 2020.

Lokasi & Konektivitas

Gereja Immanuel terletak di Jl. Balaikota No.1, di kelurahan Baru, Kecamatan Ujung Pandang, Makassar. Lokasi pusat ini menempatkannya berdekatan dengan Balai Kota Makassar. Kecamatan Ujung Pandang adalah area kunci di dalam Makassar, berbatasan dengan Selat Makassar di sebelah barat, Kecamatan Makassar di sebelah timur, Kecamatan Wajo di sebelah utara, dan Kecamatan Mariso di sebelah selatan. Area ini mendapat manfaat dari aksesibilitas yang baik karena posisinya di pusat kota, memfasilitasi koneksi ke berbagai bagian Makassar.

Fasilitas

Bangunan gereja itu sendiri merupakan fitur penting, menampilkan arsitektur klasik Gotik simetris dengan menara lonceng yang menonjol. Interior dan peralatan asli berkontribusi pada suasana sejarahnya.

Relevansi

Gereja Immanuel berfungsi sebagai lembaga keagamaan yang signifikan dan tengara bersejarah di dalam Makassar. Kehadirannya yang sudah lama sejak tahun 1885 berkontribusi pada warisan budaya dan arsitektur kota. Sebagai tempat ibadah yang aktif, ia menyediakan pusat spiritual bagi komunitas Protestan di wilayah tersebut. Lokasinya di jantung administrasi Makassar, di sebelah Balai Kota, menggarisbawahi pentingnya sipil dan integrasinya ke dalam struktur perkotaan. Kelurahan Baru di sekitarnya juga menampung kantor pemerintahan dan keamanan utama, yang selanjutnya memperkuat peran area tersebut sebagai pusat pusat.

Di dekat sini

Terletak di Kelurahan Baru, Gereja Immanuel berada dekat dengan Balai Kota Makassar. Kecamatan Ujung Pandang yang lebih luas diakui sebagai bagian dari kawasan Kota Tua Makassar. Area terdekat yang penting termasuk distrik pusat lainnya seperti Kecamatan Wajo di utara dan Kecamatan Mariso di selatan. Kedekatan pantai dari beberapa kelurahan di Ujung Pandang, termasuk Pulau Lae-lae, yang terletak beberapa mil dari Pantai Losari, juga menentukan konteks distrik tersebut.

Tabel Data

KategoriData Point
Jenis POITempat Ibadah
Tahun Didirikan1885
Gaya ArsitekturGotik Klasik
Luas Bangunan600 m²
Luas Lahan3.428 m²
KelurahanBaru
KecamatanKecamatan Ujung Pandang
KotaMakassar
ProvinsiSulawesi Selatan
Luas Kecamatan Ujung Pandang (2020)2,63 km²
Jumlah Kelurahan di Ujung Pandang10
Fasilitas dan Layanan di Sekitar Gereja Immanuel Makassar
Sitemap