Masjid Nurul Huda, Cilincing, Jakarta Utara

Masjid Nurul Huda adalah tempat ibadah terkenal yang terletak di Cilincing, Jakarta Utara. Masjid ini berfungsi sebagai pusat spiritual bagi komunitas Muslim setempat dan berperan dalam pendidikan agama. Masjid ini dikenal karena nilai sejarah dan fitur arsitektur yang khas, termasuk desain yang awalnya menyerupai bangunan gereja sebelum kubah ditambahkan.

Sorotan Utama

  • Masjid ini diperkirakan dibangun sekitar tahun 1921.
  • Awalnya tidak memiliki kubah, sehingga menyerupai bangunan gereja.
  • Renovasi pada tahun 1980-an memperluas area masjid dari 6x6 meter menjadi 12x20 meter.
  • Elemen-elemen bersejarah seperti tonggak sejarah, dinding, dan bedug era Belanda dilestarikan selama renovasi.
  • Struktur utama menampilkan lima portal beton padat, yang dibangun dari beton dan bata.
  • Cahaya alami dan ventilasi difasilitasi oleh skylight dan jendela besar.
  • Masjid ini adalah bangunan dua lantai yang dibangun di atas alas kecil, yang dicirikan oleh kolom yang terbuka.

Lokasi & Konektivitas

Masjid Nurul Huda terletak di VWVQ+G85, Jl. Cilincing Bakti IV No.12, RT.11/RW.5, Cilincing, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Lokasi masjid di Cilincing mendapat manfaat dari posisi geografis strategis distrik, yang dekat dengan Pelabuhan Tanjung Priok dan didukung oleh infrastruktur yang ada. Rute transportasi umum tertentu yang melayani langsung masjid tidak dirinci dalam informasi yang diberikan, tetapi alamatnya menunjukkan aksesibilitas melalui jalan lokal.

Fasilitas

Masjid Nurul Huda adalah bangunan dua lantai dengan alas yang ditinggikan dan kolom yang terbuka. Konstruksi utamanya mengandalkan lima portal beton padat, terbuat dari beton dan bata. Untuk ventilasi yang memadai dan cahaya alami, masjid menggabungkan skylight dengan permukaan polikarbonat biru, dinding cerobong berbentuk silinder, dan jendela besar. Bagian dalam menampilkan lantai keramik, dan jendela dan pintu ruang sholat dilengkapi dengan teralis. Sebuah bedug (drum kayu besar) era Belanda kuno hadir, meskipun sudah tidak berfungsi.

Relevansi

Masjid Nurul Huda berfungsi sebagai pusat komunitas yang vital di Cilincing, menyediakan ruang khusus untuk sholat harian dan pendidikan agama bagi umat Islam. Kehadiran sejarahnya berkontribusi pada lanskap budaya daerah tersebut. Sebagai tempat ibadah, ia membina kegiatan spiritual dan komunal, mendukung struktur sosial subdistrik Cilincing. Kecamatan Cilincing yang lebih luas dicirikan oleh campuran perumahan, industri, dan pertanian, dan lokasi strategisnya di dekat Pelabuhan Tanjung Priok menyoroti kepentingannya di Jakarta Utara.

Di dekat sini

Masjid Nurul Huda terletak di dalam subdistrik Cilincing, yang merupakan bagian dari Kecamatan Cilincing yang lebih besar di Jakarta Utara. Kecamatan Cilincing berbatasan dengan Laut Jawa di utara dan Kecamatan Koja di barat. Kelurahan terdekat lainnya di dalam Cilincing termasuk Kali Baru, Semper Barat, Semper Timur, Sukapura, Rorotan, dan Marunda. Daerah sekitar Cilincing telah mengalami pembangunan industri dan dekat dengan Drainase Cakung, bagian dari sistem kanal banjir Jakarta.

Tabel Data

KategoriData Point
Jenis POITempat Ibadah
SubdistrikCilincing
DistrikKecamatan Cilincing
KotaJakarta Utara
ProvinsiDaerah Khusus Ibukota Jakarta
NegaraIndonesia
Perkiraan Tahun Pembangunan1921
Renovasi (1980-an) PerluasanDari 6x6 meter menjadi 12x20 meter
Luas Kecamatan Cilincing39.70 km² (2008)
Populasi Kecamatan Cilincing (2008)240,791 jiwa
Kepadatan Penduduk Kecamatan Cilincing (2008)6,050 jiwa/km²
Populasi Kelurahan Cilincing57,061 jiwa (tahun tidak diketahui)
Luas Kelurahan Cilincing831.25 hektar
Fasilitas dan Layanan di Sekitar Masjid Nurul Huda
Sitemap