Kesalahan Terbesar Saat Berburu Apartemen

Kesalahan Terbesar Saat Berburu Apartemen

Perburuan apartemen bisa menjadi pertaruhan yang berisiko. Menyewa apartemen pertama kamu bisa sangat mengasyikkan dan menantang pada saat yang bersamaan. Senang rasanya akhirnya bisa keluar dari rumah orang tuamu dan hidup mandiri seperti orang dewasa. kamu dapat memiliki aturan sendiri dan tidak ada lagi jam malam! kamu akan sangat menyukai apartemen sehingga kamu akan terburu-buru untuk menandatangani sewa, mendapatkan kunci rumah, pindah, dan mulai menjalani kehidupan impian kamu. Namun, ini akan segera berubah menjadi mimpi buruk terbesar kamu jika kamu mengabaikan beberapa hal dasar yang perlu kamu periksa sebelum membuat kesepakatan. Persaingan di antara pasar properti juga berperan. Diejek oleh slogan “Jika kamu tidak bertindak sekarang, kamu tidak akan pernah menemukan tempat lain yang sebagus ini dengan harga ini”, biasanya membuat seseorang pada akhirnya membuat keputusan yang salah

Kesalahan ini akan menghabiskan banyak uang dalam jangka panjang. Yakinlah, karena kami telah membuat daftar beberapa kesalahan terbesar yang dapat dilakukan penyewa saat pindah ke apartemen baru. Apakah ini langkah pertama kamu atau bukan, menghindari kesalahan ini akan memastikan langkah yang nyaman. Jadi mari kita lihat beberapa kesalahan terbesar yang harus dihindari saat berburu apartemen:

1. Jatuh cinta terlalu cepat

Gambar sering kali bisa menipu. Salah satu kesalahan terbesar yang biasa dilakukan orang saat berburu apartemen adalah, mereka jatuh cinta dengan apartemen baru hanya dengan melihat fotonya. Perlu diingat bahwa gambar dibuat agar terlihat menarik. Terkadang mereka hanya menampilkan dua atau tiga sisi properti. Apartemen yang terlihat nyaman dan indah di foto mungkin sebenarnya tidak terlihat sama persis. Gambar apartemen secara online juga sering menyesatkan. Mereka bisa membuat kamu kecewa ketika kamu akhirnya bisa melihatnya. Jadi, pastikan untuk tidak terlalu berharap terlalu tinggi dan kunjungi apartemennya terlebih dahulu sebelum memutuskan suka atau tidak.

Falling in love too soonApartemen yang sempurna itu tidak mungkin terlihat seperti di kehidupan nyata, jadi jangan berharap terlalu tinggi.

2. Hanya ‘membaca sepintas’ melalui sewa

Sewa adalah kontrak hukum di mana kamu terikat dengan apa yang disebutkan. Oleh karena itu, ini adalah dokumen penting yang akan kamu dapatkan ketika kamu menyewa apartemen. kamu tidak bisa hanya mengandalkan pembicaraan verbal atau membaca sekilas perjanjian sewa. Bacalah selalu perjanjian sewa guna usaha dengan seksama sebelum menandatanganinya. Pastikan kamu membaca setiap katanya. Tentu kamu mungkin tergoda untuk terus maju dan menandatangani nama kamu di atasnya, tetapi itu bisa menimbulkan banyak masalah saat kamu melangkah maju.

Only skimming through the leaseJangan hanya membaca sepintas, baca seluruhnya

Pertimbangkan setiap detail dan periksa hal-hal yang harus kamu lakukan dan tidak boleh dilakukan sebagai penyewa. Periksa juga fasilitas yang disediakan untuk kamu dan pastikan semuanya tersedia. Tanda tangani kontrak jika semuanya sudah selesai atau lanjutkan. Dapatkan salinan sewa untuk kamu simpan atau untuk dibaca lebih lengkap di rumah. kamu tidak tahu kapan itu akan berguna. Jika memungkinkan, mintalah teman atau keluarga kamu yang lebih berpengalaman untuk membacanya dan memberikan pendapat mereka tentang hal itu. Catat hukuman untuk keterlambatan pembayaran, jumlah deposit, aturan perumahan, aturan hewan peliharaan, dan sebagainya.

3. Tidak memeriksa lingkungan sekitar

Ketuk pintu tetangga masa depan kamu dan tanyakan pendapat mereka terhadap komunitas. Kunjungi daerah tersebut pada waktu yang berbeda dalam sehari dan periksa apakah itu tempat yang aman untuk ditinggali. Jalan yang sepi itu bisa terlihat sangat berbeda setelah gelap. kamu tinggal di area tersebut seperti halnya di properti, jadi meneliti area tersebut akan membantu kamu membuat keputusan yang tepat. Sebelum pemilik rumah setuju untuk menyewakan kepada kamu, mereka mungkin melakukan pemeriksaan latar belakang untuk melihat skor kredit kamu. kamu juga harus melakukan pemeriksaan latar belakang yang sama sebelum menandatangani kontrak. Google nama tuan tanah kamu di Internet untuk menggali beberapa informasi berguna seperti ulasan properti, tingkat kejahatan di lingkungan tersebut, dan memeriksa kredit mereka.

Not checking out the neighborhoodPastikan untuk memeriksa lingkungan sekitar, apakah itu akan mengunjungi daerah tersebut sebelumnya atau hanya mencarinya di Google

4. Tidak langsung mengambil gambar setelah pindah

Salah satu kesalahan terbesar yang dapat dilakukan penyewa adalah tidak mendokumentasikan keadaan apartemen dengan benar sebelum mereka pindah. Memiliki catatan yang baik tentang keadaan tempat tinggal akan sangat berguna di akhir masa sewa kamu. kamu selalu dapat menggunakan ponsel cerdas kamu untuk mengambil gambar dan membuat daftar kerusakan yang sudah ada sebelumnya dan mengirimkannya ke pemilik rumah. Jika kamu ingin menjamin uang jaminan kamu, sebutkan kerusakan ringan pada pemilik kamu dengan gambar yang terbukti sebelum kamu pindah ke apartemen. Jika noda kopi raksasa ada di sana saat kamu pindah, kamu masih bisa membayar tagihan perbaikan jika tidak memiliki bukti untuk membuktikannya. Jika tuan tanah kamu setuju untuk perbaikan itu, minta dia menandatangani dan memberi tanggal perjanjian sebelum kamu menandatangani leasing.

  Not taking pictures immediately after moving inDocument keadaan apartemen sebelum Anda pindah

5. Tidak langsung mengambil gambar setelah pindah

Kami tahu sangat menyenangkan menemukan apartemen impian kamu, kami semua pernah ada di sana. Namun terkadang, mudah untuk mengabaikan detailnya. Faktor penting seperti perjalanan panjang atau tidak adanya ATM dapat membuat kamu frustasi setiap hari. Perkirakan waktu untuk mencapai toko bahan makanan, sekolah, tempat penitipan anak, dll. Sebaiknya lakukan uji coba perjalanan pagi kamu sebelum menandatangani kontrak. Sebaiknya kamu juga memeriksa rute pada waktu yang berbeda dalam sehari karena pola lalu lintas yang berubah. Jika kamu memiliki kendaraan, pastikan untuk memeriksa garasi parkir.

Forgetting to check the detailsPerkirakan waktu untuk mencapai toko bahan makanan, sekolah, tempat penitipan anak, dll. Yang terbaik adalah melakukan uji coba perjalanan pagi Anda sebelum menandatangani kontrak

6. Kehilangan sasaran dengan teman sekamar kamu

Memiliki teman sekamar adalah pilihan yang bagus untuk berbagi apartemen karena kamu dapat membagi uang sewa kamu. Namun, memilih teman sekamar yang salah bisa mengubah rumah impian kamu menjadi mimpi buruk. Salah satu kesalahan terbesar yang dilakukan kebanyakan orang ketika mereka tinggal dengan teman sekamar adalah mereka tidak membicarakan ekspektasi mereka sejak awal. Bicarakan tentang semua yang kamu harapkan dari rumah baru kamu, mulai dari seberapa bersih dan terorganisir yang kamu sukai hingga apakah tamu yang menginap diperbolehkan, dll. Jika perlu, buat kontrak dengan teman sekamar dan diskusikan dengan teman sekamar kamu. Mempertimbangkan hal-hal ini di awal memungkinkan untuk menghindari konflik setelah kamu tinggal bersama.

Missing the mark with your roommateLakukan diskusi terbuka dengan teman sekamar Anda tentang aturan, batasan, dll.

Sekarang setelah kamu mengetahui beberapa kesalahan terbesar yang harus dihindari saat berburu apartemen, terutama untuk penyewa pertama kali, buka Flokq.com dan temukan apartemen kamu yang sempurna!

Hello Flokq

Flokq helps people find a great place to live. Explore how you can live your life to the fullest in your city with Flokq!

Related Posts

Apartemen Mewah di Sudirman: 7 Rekomendasi Terbaik

Apartemen Mewah di Sudirman: 7 Rekomendasi Terbaik

Apartemen Dekat Gandhi Memorial Intercontinental School

Apartemen Dekat Gandhi Memorial Intercontinental School

10 Apartemen Dekat Multivision Tower dengan Fasilitas Lengkap

10 Apartemen Dekat Multivision Tower dengan Fasilitas Lengkap

8 Apartemen Dekat Singapore Intercultural School (SIS) Jakarta Selatan

8 Apartemen Dekat Singapore Intercultural School (SIS) Jakarta Selatan

No Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *